Home » Berita Rb » Tingkatkan Daya Saing Umkm Melalui Lampung Craft 2021

TINGKATKAN DAYA SAING UMKM MELALUI LAMPUNG CRAFT 2021

Lampung Craft 2021 digelar di Gedung Graha Wangsa diselenggarakan dari tanggal 27-29 Oktober 2021, merupakan pameran kerajinan khas Lampung dengan mengusung tema ikon Kabupaten Tanggamus, yaitu Starway to Heaven. Penyelenggaraan Lampung Craft 2021 ini sebagai ajang promosi dan pemasaran produk kerajinan khas daerah se-Provinsi Lampung dan juga sebagai membangkitkan perekonomian para pengrajin Lampung yang handal. Pemerintah Daerah Lampung terus melakukan upaya promosi produk hasil pengrajin Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan menonjolkan ciri khas setiap wilayahnya, demikian sambutan Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Wakil Bupati, Ahmad Syafii dalam Pembukaan Talk Show dengan tema Pemulihan Ekonomi Indonesia dengan Penguatan Peran serta UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Indonesia Khususnya Lampung.

 

Balai Besar POM di Bandar Lampung turut hadir di Lampung Craft 2021, dengan melaunching Gebyar “UMKM asik BERJAYA” (UMKM BERkelas, seJAhtera yang menduniA) dengan Kabupaten Tanggamus sebagai pilot project dengan program-programnya antara lain program pemberian DAK Badan POM, melakukan pendampingan terhadap UMKM supaya bisa naik kelas dan mendapatkan izin edar BPOM, memberikan diskon 50 % untuk Pendaftaran produk dari tarif PNBP yang ditetapkan dalam PP No 32 Tahun 2017, memberikan gratis uji laboratorium kepada UMKM dengan Balai Besar POM dapat melakukan sampling terhadap uji produk UMKM sesuai kriteria , Coaching clinic Usaha Kecil dan Mikro (UKM), simplifikasi dengan penghapusan persyaratan Izin Produsen untuk Registrasi BTP, dan pemeriksanaan sarana dalam rangka Pemenuhan CPPOB untuk UMKM difokuskan pada pelaksanaan hygiene sanitasi.

 

Produk UMKM yang sudah memiliki NIE, juga akan berpeluang untuk mendunia atau Go Eksport. Untuk itu Badan POM juga mempunyai layanan informasi dan konsultasi terkait persyaratan ekspor obat dan makanan di negara negara tujuan ekspor melalui website ecd.pom.go.id. Export Consultation Desk (ECD) merupakan inovasi layanan publik Badan POM melalui pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ekspor obat dan makanan. ECD berasal dari 74 negara. Pada menu regulasi dan potensi pasar terdapat informasi Market Intelligence, Market Research, peluang dan potensi ekspor, economic intelligence dan regulasi mengenai obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, makanan dan negara tujuan ekspor, demikian disampaikan Sukriadi Darma.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung menyerahkan 9 NIE dari 4 UMKM pendampingan tahun 2021 kepada Wakil Bupati Tanggamus. Turut hadir menyaksikan Launching Gebyar UMKM asik BERJAYA”, Kepala BI Perwakilan Lampung, Direktur Politeknik Universitas Lampung, Kepala Kantor Wilayah BRI Lampung, Kepala Bank Lampung, Kepala Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung dan Kepala BNI Lampung.


06/17/2022 - 06:19
Rapat Tinjauan Manajemen

Dalam rangka menerapkan sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015, pada hari Senin, tanggal 13 Juni, Balai POM di Manokwari telah melakukan Rapat Tinjauan Manajemen yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai POM di Manokwari, secara hybrid pada Ruang Rapat Balai POM di Manokwari.

06/10/2022 - 11:06
AUDIT INTERNAL QMS 9001:2015 DAN ISO/IEC 17025:2015 DI BPOM GORONTALO

Balai POM di Gorontalo telah melaksanakan Audit Internal QMS ISO 9001 : 2015 pada hari Selasa dan Rabu, 07-08 Juni 2022. Audit internal ini  dibuka langsung oleh Kepala Balai POM di Gorontalo, Agus Yudi Prayudana,S.Farm.,Apt., MM. dan  dihadiri oleh Tim Management Representative (MR), SPIP, dan seluruh kelompok substansi di Balai POM di Gorontalo. Selain itu, yang bertugas sebagai Tim Audit Internal Badan POM yakni dari Balai POM di Kendari dan Balai POM di Gorontalo yang diketuai oleh Asmin Alwi, S.Si.,Apt.

06/09/2022 - 21:22
Audit Internal QMS, Memotret Aktualisasi dan Potensi Perbaikan Berkelanjutan Sistem Manajemen Mutu Yang Dibangun

Audit Internal QMS, Memotret Aktualisasi dan Potensi Perbaikan Berkelanjutan Sistem Manajemen Mutu Yang Dibangun