Home » Info Terkini » Pentingnya Komponen Hasil Dalam Keberhasilan Pelaksanaan Rb Bpom

Pentingnya Komponen Hasil dalam Keberhasilan Pelaksanaan RB BPOM

Komponen Result/Hasil dalam Pelaksanaan RB BPOM harus terus ditingkatkan karena BPOM mempunyai target nilai RB yang tinggi. Hal ini harus dilaksanakan dengan upaya yang nyata, kalimat ini  disampaikan oleh Inspektur Utama BPOM Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si. selaku Koordinator Tim Asesor PMPRB dan Monev RB didampingi oleh Inspektur II BPOM Dra. Zulaimah, Apt., M.Si. selaku Ketua Tim Asesor PMPRB dan Monev RB pada pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis Tim Asesor PMPRB dan Monev RB hari Selasa, 19 Februari 2019 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran.

Inspektorat II sebagai Tim Asesor PMPRB dan Monev RB BPOM menyelenggarakan Bimtek Tim Asesor PMPRB dan Monev RB dalam rangka persiapan awal pelaksanaan PMPRB tahun 2019. Dalam acara ini Inspektur II juga mengajak para asesor untuk lebih aktif berperan dalam PMPRB dan pelaksanaan RB di BPOM.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Assesor PMPRB dan Monev RB BPOM, perwakilan Auditor Internal dari Balai Besar/Balai POM seluruh Indonesia, dan perwakilan Koordinator Manajemen Representatif. Selain untuk memperkaya kompetensi dan pengetahuan para peserta juga mendapat sharing informasi keberhasilan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Kepolisian RI,  strategi peningkatan kapasitas tim penilai internal dalam pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM di Kementerian Kesehatan, dan strategi keberhasilan peran asesor PMPRB dalam implementasi RB di Kementerian Keuangan.

Di samping komponen Pengungkit yang paling besar memberikan pengaruh terhadap penilaian RB adalah komponen Hasil, dimana pada komponen Hasil  merupakan gambaran atas persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik BPOM. Hal ini selaras dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Kombes Meilina D. Irianti narasumber dari Polri bahwa keberhasilan RB di Polri di antaranya dipengaruhi oleh Komitmen seluruh anggota organisasi, Pemberian Layanan Prima, Kegiatan Polisi Simpatik, dan Pendapat Masyarakat

Diharapkan dengan adanya bimbingan teknis ini akan terdapat persamaan persepsi dalam pelaksanaan penilaian mandiri  RB di BPOM. Penilaian mandiri pelaksanaan RB tidak hanya difokuskan pada data yang tertuang dalam dokumen formal semata, tetapi juga dari sumber yang akurat dan relevan dengan pelaksanaan RB BPOM. Penilaian dan penyimpulan penilaian atas kemajuan pelaksanaan RB harus menyimpulkan hasil penilaian atas fakta objektif pelaksanaan program RB sesuai indikator masing-masing komponen yang ada dalam lembar kerja PMPRB.