Pelatihan Teknologi Informasi Badan POM Tahun 2015

Jakarta - Dengan mengusung tema “Dukungan TIK Terhadap Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Badan POM” acara Pelatihan Teknologi Informasi Unit Pusat - Balai Besar/Balai POM Tahun 2015 secara resmi dibuka pada tanggal 29 September 2015 oleh Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si selaku Sekretaris Utama Badan POM (Sestama).

 

Dalam pembukaannya, Sestama menyampaikan bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan tulang punggung pelaksanaan e-Government sebagai salah satu unsur penting dalam percepatan pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Badan POM. Oleh karena itu, selain perlunya pembaharuan sarana dan prasarana TIK, peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia sebagai pengelola pun perlu ditingkatkan secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.

Dalam kesempatan ini pun, Sestama menyampaikan secara jelas makna Reformasi Birokrasi, yaitu Reformasi Birokrasi merupakan keharusan bagi pelayan publlik bukan hanya untuk dihafalkan, Reformasi Birokrasi harus melekat pada diri pelayan publik terutama di lingkungan Badan POM. Badan POM selaku instansi pemerintah harus menjadi penggerak Revolusi Mental.

Selain itu, Sestama pun menghimbau agar peserta pelatihan dapat memanfaatkan secara penuh dan sungguh-sungguh kesempatan untuk berinteraksi serta memberikan kontribusi positif agar nanti pada saatnya kembali ke Unit Kerja masing-masing dapat mengoptimalkan kinerja perangkat-perangkat Infrastruktur yang sudah.

 

Pelatihan yang dilaksanakan mulai dari 28 September – 2 Oktober 2015 ini diikuti oleh Tim Teknologi Informasi dari Unit Pusat dan Balai di lingkungan Badan POM. Adapun materi pelatihan yang diberikan, yaitu mengangkat tentang konsep pengelolaan perangkat keras dan jaringan. Konsep tersebut merupakan pengetahuan mendasar tentang Infrastruktur TIK yang sangat perlu dikuasai oleh pengelola dilapangan. Perlu diingat, Infrastruktur TIK itu sendiri merupakan komponen penting dalam menghasilkan informasi yang valid dan terintegrasi untuk menentukan arah kebijakan.

 

Pada kesempatan ini juga, Plt. Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan, Dra. Rita Endang, Apt., M.Kes menyampaikan materi terkait Sistem Informasi Manajemen Badan POM, yang tercantum dalam 7 arah kebijakan Badan POM yaitu Meningkatkan Kapasitas Manajemen Badan POM, sedangkan tujuan utama dari Sistem Informasi Manajemen adalah mendukung Pengawasan Obat dan Makanan yang Optimal.

 

 

 

Pusat Informasi Obat dan Makanan