KPK Mendatangi Kantor BBPOM di Bandung, Pegawai Mengenakan Seragam Oranye, Ada Apa?

KPK mendatangi kantor Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung. Namun kali ini bukan untuk menangkap koruptor melainkan untuk memberikan sosialisasi mengenai korupsi dan gratifikasi bagi seluruh pegawai BBPOM di Bandung, baik PNS maupun Non PNS. Seluruh peserta dengan mengenakan seragam oranye khusus untuk acara ini antusias memenuhi ruangan Aula BBPOM di Bandung untuk mengikuti acara tersebut.

 

Acara yang dibuka secara langsung oleh Kepala BBPOM di Bandung ini diadakan setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-44, pada 30 November 2015. Dalam sambutannya, Abdul Rahim menyampaikan bahwa acara ini menjadi pilihan dari pelaksanaan Learning Organization tahun 2015 sebagai upaya penggalangan Revolusi Mental yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia dan pemenuhan Program Reformasi Birokrasi yang salah satunya adalah menciptakan Pemerintahan yang  Bersih dan Berwibawa serta melayani.

 

Bertindak sebagai narasumber pada sosialisasi ini adalah perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Widiarta Wahyu Pasha dan Adrian Kusumawardhana, yang menyampaikan materi dengan tema Pemberantasan Korupsi Melalui Pencegahan Gratifikasi.

 

Revolusi Mental itu sendiri adalah sebuah hal yang positif dan merupakan gerakan yang cepat, yaitu perubahan yang cepat dari cara, perilaku dan tindakan yang kurang baik atau salah menuju cara, perilaku dan tindakan yang baik atau benar. Dari cara berpikir dan perilaku ingin dilayani menjadi mau melayani, tidak atau kurang produktif menjadi produktif dan perilaku koruptif menjadi tidak koruptif. Sehingga akan tumbuh dan berkembang perilaku bekerja dengan etos kerja yang baik dengan ukuran dan target kinerja yang jelas, bersih yaitu tidak melakukan perbuatan yang mengandung unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme, profesional dalam melayani yaitu mampu memberikan pelayanan sesuai standar pelayanan yang baik kepada masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.