Pertemuan Kepala Balai Besar POM di Samarinda dan Kepala Loka POM di Kota Tarakan dengan Walikota Tarakan

Tarakan, Rabu 5 September 2018, Kepala Balai Besar POM di Samarinda, Abdul Rahim dan Kepala Loka POM di Kota Tarakan, Musthofa Anwari didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Subono melakukan silaturahmi dan audiensi ke Walikota Tarakan Bapak Sofian Raga.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Sekda Kota Tarakan Firmananur dan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Jamaluddin di ruang Walikota Tarakan, 
Kepala BBPOM di Samarinda memperkenalkan Kepala Loka POM di Kota Tarakan, Musthofa Anwari serta menyampaikan beberapa hal yaitu tentang terbentuknya 40 Loka POM di seluruh Indonesia salah satunya adalah Loka POM di Kota Tarakan. Cakupan pengawasan Loka POM di Kota Tarakan meliputi 5 Kab/Kota di wilayah Provinsi Kaltara yaitu Kota Tarakan, Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, dan Kab. Tana Tidung.
Walikota mewakili pemerintah kota Tarakan dan masyarakat  menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya Loka POM di Kota Tarakan dan dilantiknya Kepala Loka POM di Kota Tarakan Musthofa. Beliau mendukung sepenuhnya pengawasan obat dan makanan di wilayah Kaltara, khususnya Kota Tarakan. Dengan adanya perkembangan penduduk, sektor industri dan pariwisata yang cukup pesat, sudah seharusnya ada penguatan kelembagaan. Terbentuknya Loka POM di Kota Tarakan ini dapat memudahkan koordinasi dengan pemerintah Kota Tarakan dalam hal pengawasan obat dan makanan.
Pada pertemuan ini, Kepala Loka POM menyampaikan bahwa Kepala Loka seluruh Indonesia dilantik tanggal 14 Agustus 2018 oleh Kepala Badan POM RI Penny K Lukito. Pembentukan Loka POM di Kota Tarakan adalah upaya untuk mendekatkan pelayanan dan pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat, khususnya Kalimantan Utara. Adapun fungsi Loka POM sama dengan Balai Besar POM di Samarinda yaitu sebagai fungsi pemeriksaan sarana distribusi dan produksi obat dan makanan, penyidikan, pengujian, pengambilan contoh, sertifikasi produk dan layanan informasi.
Sebelum terbentuknya Loka POM di Kota Tarakan, pengawasan obat dan makanan di wilayah Kaltara masih di cover oleh BBPOM di Samarinda. Dengan terbentuknya Loka POM di Kota Tarakan dan adanya dukungan penuh dari pemerintah Kota Tarakan diharapkan dapat meningkatkan  efektivitas pengawasan obat dan makanan di wilayah Kaltara, khususnya Kota Tarakan.
Dalam kurun 2 tahun kedepan seluruh Loka POM akan dievaluasi, apabila kinerjanya bagus statusnya dapat meningkat menjadi Balai POM.



23/10/2018 - 11:48

Jakarta – Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito menghadiri acara Penyerahan Laporan & Entry Meeting Pemeriksaan Atas Penilaian Kembali Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2017-2018 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (22/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani; Wakil Kepala BPK, Bahrullah Akbar; para anggota dari BPK, serta Para Pimpinan Kementerian/Lembaga.

 

18/10/2018 - 17:11

Jakarta- Kepala BPOM, Penny K. Lukito hari ini Kamis (18/10) menyambangi kantor Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi untuk berkoodinasi dan melaporkan perkembangan persiapan pertemuan para Kepala Badan Pengawas Obat negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada bulan November nanti. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyatakan dukungannya terhadap pertemuan tersebut. "Kementerian Luar Negeri akan memberikan dukungan penuh dan bantuan penuh kepada acara OKI tersebut, terkait persidangan, negoisasi, dan lainnya," tutur Retno Marsudi.

18/10/2018 - 11:18

Jakarta - Rabu (17/10), Melanjutkan pelatihan di hari ketiga, para peserta dari Palestina berkunjung ke kantor pusat BPOM di Jakarta. Mereka meninjau dan mempelajari langsung bagaimana BPOM sebagai otoritas pengawas obat dan makanan bekerja. Terdapat tiga tempat yang dikunjungi yaitu BPOM Command Center, Gedung Pelayanan Publik, serta Laboratorium Pusat Pengembangan dan Pengujian Obat dan Makanan.