PENYAMAAN PERSEPSI DALAM RANGKA PERSIAPAN EVALUASI PELAYANAN PUBLIK OLEH KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA (PAN) DAN REFORMASI BIROKRASI (RB) PADA TUJUH BALAI BESAR/BALAI POM DI SELURUH INDONESIA PADA BULAN MEI 2017

PENYAMAAN PERSEPSI DALAM RANGKA PERSIAPAN EVALUASI PELAYANAN PUBLIK OLEH KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA (PAN) DAN REFORMASI BIROKRASI (RB) PADA TUJUH BALAI BESAR/BALAI POM DI SELURUH INDONESIA PADA BULAN MEI 2017

 

Pada hari Jumat tanggal 12 Mei 2017, telah diselenggarakan video conference penyamaan persepsi dalam rangka persiapan evaluasi pelayanan publik Badan POM oleh Kementerian PAN dan RB pada bulan Mei 2017. Sebanyak 10 (sepuluh) Balai Besar/Balai POM sebagai peserta acara video conference penyamaan persepsi, yaitu Balai Besar/Balai POM di Banda Aceh, Padang, Medan, Jakarta, Manado, Jayapura, Samarinda, Pangkalpinang, Palu, dan Denpasar. Dalam kesempatan ini hadir pula perwakilan dari Biro Umum, Biro Hukum dan Humas serta Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional.
Acara video conference dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB dan dipimpin oleh Inspektur Badan POM, Dra. Zulaimah, Apt., M.Si dengan materi terkait waktu pelaksanaan evaluasi pelayanan publik, jenis pelayanan publik dan aspek pelayanan publik yang akan dievaluasi serta formulir evaluasi pelayanan publik. Setelah pemaparan dari Inspektur Badan POM, dilanjutkan dengan sosialisasi aplikasi e-pengujian yang merupakan inovasi pelayanan publik yang bertujuan untuk mendukung Peraturan Kepala BPOM No.15 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala BPOM No. 39 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Publik di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan serta memudahkan dan meningkatkan akses online bagi masyarakat dalam melakukan permohonan pengajuan pengujian pihak ke-3 dan tracking permohonan pengujian.
Pada akhir acara penyamaan persepsi ini, ditutup dengan beberapa kesepakatan-kesepakatan yang terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan publik Balai Besar/ Balai POM pada aspek kebijakan pelayanan, professional SDM, sarana prasarana, sistem informasi, konsultasi dan pengaduan serta inovasi. Dengan adanya perbaikan kualitas pelayanan publik tersebut, diharapkan kualitas dan kinerja pelayanan sesuai dengan standar pelayanan publik serta kebutuhan masyarakat sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Inspektorat, Badan Pengawas Obat dan Makanan




06/09/2017 - 10:23

Kaji Ulang Dokumen Mantapkan Implementasi  ISO 9001:2015

31/08/2017 - 12:25

RTM QMS 2017 – KONSISTEN TERAPKAN ISO 9001 :2015

 

31/08/2017 - 12:23

Penyebaran Informasi Keamanan Pangan untuk Industri Jajan Tradisional