Di Kota Bandung, BPOM Jemput CPNS terbaik

Bandung - Setelah Universitas Indonesia, rangkaian kegiatan Job Fair Penerimaan CPNS 2018 BPOM dilanjutkan ke kota Bandung pada Kamis (27/9), tepatnya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kegiatan job fair diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPOM dan ITB tentang Kerjasama di Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. MoU ini merupakan kelanjutan dari MoU di bidang serupa pada tahun 2013 yang telah berakhir masa berlakunya pada tahun 2018. Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala BPOM Penny K. Lukito menyampaikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) sendiri merupakan prioritas dan perhatian dari BPOM untuk terus ditingkatkan. “Kami bersyukur dengan dibukanya kesempatan untuk 1078 formasi CPNS. Semakin beratnya tugas BPOM dalam pengawasan Obat dan Makanan, membuat BPOM membutuhkan banyak generasi muda yang ingin mengembangkan diri dan ingin berkontribusi untuk negeri.” jelas Kepala BPOM kepada peserta job fair.

Turut hadir dalam acara tersebut Kadarsah Suryadi, Rektor ITB dan Teguh Widjanarko, Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Ini kesempatan yang sangat berharga bagi kalian untuk lebih mengenal BPOM lebih dalam, di tengah pekerjaan dan waktu yang sangat sempit, BPOM hadir disini untuk mengajak kalian berkontribusi untuk negeri yang kita cintai ini.” ujar Kadarsah Suryadi memberi semangat.

Mengapresiasi penyelenggaraan job fair BPOM, Teguh Widjinarko menyampaikan bahwa setiap instansi pemerintah juga perlu pro-aktif untuk mencari tenaga-tenaga potensial dari lulusan-lulusan terbaik. “Kita perlu menjemput kandidat-kandidat terbaik, kita memerlukan orang-orang hebat yang menyukai tantangan, kita lah yang seharusnya aktif menjemput mereka.” ujarnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan talkshow. Hadir sebagai narasumber Tetty Helfery Sihombing, Plt Deputi Pengawasan Pangan Olahan; Ratna Irawati, Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekurso; dan Roby Darmawan, Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan. Ketiganya mengenalkan BPOM kepada peserta job fair melalui talkshow dengan tema “Build Your Path, Discover Your Future”.

Dihadiri oleh kurang lebih 400 peserta, antusiasme job fair terlihat dari banyaknya pertanyaan dari para peserta yang ingin mengenal BPOM lebih dalam, baik selama talk show maupun ketika kunjungan ke booth-booth BPOM. “Kegiatan ini memotivasi untuk lebih mengabdi kepada negeri dan bergabung bersama BPOM. Kita bisa lebih mengenal BPOM setelah mengikuti job fair ini, apa saja yang dilakukan BPOM dan bagaimana BPOM bekerja. Tentunya Ini sangat penting, sebagai media informasi kepada para mahasiswa dan peserta yang hadir dan memberikan gambaran mengenai job desk bagian yang akan kita lamar.” ujar Ribat, seorang apoteker yang hadir dalam job fair.

Ayo wujudkan mimpimu bersama kami, berkontribusi bersama membangun negeri, untuk Indonesia yang lebih baik. (HM-Bayu)




23/10/2018 - 11:48

Jakarta – Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito menghadiri acara Penyerahan Laporan & Entry Meeting Pemeriksaan Atas Penilaian Kembali Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2017-2018 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (22/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani; Wakil Kepala BPK, Bahrullah Akbar; para anggota dari BPK, serta Para Pimpinan Kementerian/Lembaga.

 

18/10/2018 - 17:11

Jakarta- Kepala BPOM, Penny K. Lukito hari ini Kamis (18/10) menyambangi kantor Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi untuk berkoodinasi dan melaporkan perkembangan persiapan pertemuan para Kepala Badan Pengawas Obat negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada bulan November nanti. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyatakan dukungannya terhadap pertemuan tersebut. "Kementerian Luar Negeri akan memberikan dukungan penuh dan bantuan penuh kepada acara OKI tersebut, terkait persidangan, negoisasi, dan lainnya," tutur Retno Marsudi.

18/10/2018 - 11:18

Jakarta - Rabu (17/10), Melanjutkan pelatihan di hari ketiga, para peserta dari Palestina berkunjung ke kantor pusat BPOM di Jakarta. Mereka meninjau dan mempelajari langsung bagaimana BPOM sebagai otoritas pengawas obat dan makanan bekerja. Terdapat tiga tempat yang dikunjungi yaitu BPOM Command Center, Gedung Pelayanan Publik, serta Laboratorium Pusat Pengembangan dan Pengujian Obat dan Makanan.