BIMBINGAN TEKNIS DENAH BANGUNAN SARANA PRODUKSI KOSMETIK BAGI PETUGAS

Kota Tangerang – Saat ini, industri kosmetik di Indonesia masih didominasi oleh Industri Mikro dan Kecil (IMK) dan Industri Kosmetik Golongan B dengan segala keterbatasannya, antara lain keterbatasan sumber daya. Keterbatasan sumber daya menjadikan IMK terkendala dalam memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) terutama dalam hal persetujuan denah bangunan industri.

Bagi sebagian IMK, pemenuhan persyaratan dalam mendapatkan persetujuan denah bangunan industri dapat menjadi suatu permasalahan yang tidak dapat diabaikan. Permasalahan ini dapat disebabkan karena denah bangunan industri kosmetik terlalu komplek bagi skala IMK. Keterbatasan IMK terutama dalam hal ketersediaan ruangan menyebabkan beberapa IMK tidak mampu memenuhi kompleksitas denah bangunan ini.

Sesuai dengan visi Badan POM “Obat dan Makanan Aman Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Bangsa” maka Badan POM berupaya agar pelayanan permohonan persetujuan denah bangunan sesuai dengan harapan sehingga pelaku usaha mendapatkan kepastian bangunan yang akan didirikan memenuhi aspek CPKB dan kepastian biaya dan waktu pembangunannya. Bentuk nyata upaya Badan POM agar pelayanan permohonan persetujuan denah bangunan sesuai dengan harapan, antara lain berupa peningkatan kompetensi evaluator denah bangunan industri kosmetik dan simplifikasi denah bangunan IMK dan Industri Kosmetik Golongan B.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, maka diadakanlah Bimbingan Teknis Denah Bangunan Sarana Produksi Bagi Petugas pada tanggal 10 – 12 Oktober 2018 di Hotel Aryaduta Lippo Village, Kota Tangerang. Bimtek Denah diikuti oleh 17 orang peserta +yang berasal dari 7 Balai Besar POM di Indonesia (Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Serang, Surabaya dan Denpasar) dan Direktorat Pengawasan Kosmetik. Peserta Bimtek diberikan materi oleh narasumber dari internal Badan POM dan praktisi mengenai Pelayanan Publik sebagai Bagian Pengawasan Badan POM, Pedoman Denah Bangunan untuk IMK Kosmetik, Informasi yang Dibutuhkan Industri UMKM Kosmetik terkait Penerapan CPKB dari Petugas Badan POM, Tantangan Pelayanan Permohonan Denah Bangunan Industri Kosmetik dan Digitalisasi Pelayanan Publik melalui E-Sertifikasi dan Komunikasi Efektif Kunci Keberhasilan Pelayanan Publik. Sebagai  Untuk mengoptimalkan manfaat Bimtek, maka dilakukan evaluasi permohonan persetujuan denah industri kosmetik oleh peserta Bimtek (denah onsite).

Keluaran kegiatan ini adalah peningkatan kemandirian Balai Besar/ Balai POM dalam memberikan persetujuan denah bangunan industri kosmetik. Selain itu diharapkan evaluator denah bangunan industri kosmetik mampu memberikan alternatif solusi dalam melakukan konsultasi denah.

 

Direktorat Pengawasan Kosmetik




23/10/2018 - 11:48

Jakarta – Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito menghadiri acara Penyerahan Laporan & Entry Meeting Pemeriksaan Atas Penilaian Kembali Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2017-2018 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (22/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani; Wakil Kepala BPK, Bahrullah Akbar; para anggota dari BPK, serta Para Pimpinan Kementerian/Lembaga.

 

18/10/2018 - 17:11

Jakarta- Kepala BPOM, Penny K. Lukito hari ini Kamis (18/10) menyambangi kantor Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi untuk berkoodinasi dan melaporkan perkembangan persiapan pertemuan para Kepala Badan Pengawas Obat negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada bulan November nanti. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyatakan dukungannya terhadap pertemuan tersebut. "Kementerian Luar Negeri akan memberikan dukungan penuh dan bantuan penuh kepada acara OKI tersebut, terkait persidangan, negoisasi, dan lainnya," tutur Retno Marsudi.

18/10/2018 - 11:18

Jakarta - Rabu (17/10), Melanjutkan pelatihan di hari ketiga, para peserta dari Palestina berkunjung ke kantor pusat BPOM di Jakarta. Mereka meninjau dan mempelajari langsung bagaimana BPOM sebagai otoritas pengawas obat dan makanan bekerja. Terdapat tiga tempat yang dikunjungi yaitu BPOM Command Center, Gedung Pelayanan Publik, serta Laboratorium Pusat Pengembangan dan Pengujian Obat dan Makanan.