“Sosialisasi Bahan Berbahaya yang Disalahgunakan Dalam Pangan Kepada Masyarakat Kel. Kelapa Dua, Kab. Tangerang”

Ramadhan bulan penuh berkah, masyarakat berlomba-lomba untuk beribadah untuk menambah pahala. Hal inilah yang dilakukan oleh Komunitas Ojeg Pangkalan di wilayah Kelurahan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, dengan mendatangi acara Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE Obat dan Makanan dengan tema “Buka Puasa Dengan Pangan yang Bebas Dari Bahan Berbahaya” yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juni 2017.

Antusiasme warga sangat terlihat dari komunitas ini, dimana tak kurang dari 500 orang komunitas Ojeg Pangkalan di wilayah Kelapa Dua menghadiri kegiatan yang diprakarsai oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan di Serang bekerjasama dengan Anggota Komisi IX DPR RI H. Irgan Chairul Mahfiz.

Hadir sebagai Narasumber pada kegiatan ini adalah H. Irgan Chairul Mahfiz, Anggota Komisi IX DPR RI, yang menyampaikan materi Peran Komisi IX DPR RI dalam Pengawasan Pangan; Nurjaya Bangsawan, Kepala Balai POM di Serang dengan materi Hasil Instensifikasi Pengawasan Pangan Ramadhan, dan Corah Usman, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang memaparkan materi Dampak Konsumsi Pangan mengandung berbahaya bagi kesehatan.

Dalam sambutan untuk membuka kegiatan Sosialisasi ini, Kepala Balai POM di Serang, Nurjaya Bangsawan menyampaikan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam pengawasan pangan dari penyalahgunaan Bahan Berbahaya. Dengan adanya kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE Obat dan Makanan diharapkan masyarakat dapat melindungi dari pangan yang mengandung bahan berbahaya dan lebih luas lagi dapat berperan dalam pengawasan pangan sebagai salah satu pilar pengawasan Obat dan Makanan.

Selain pemaparan materi, pada kegiatan Sosialisasi ini tim Revitalisasi Mobling juga melakukan pengujian sampel menggunakan rapid test kit bahan berbahaya terhadap sampel di wilayah Kelapa Dua. Dari 19 sampel yang diuji, terdapat 1 (satu) sampel yaitu kerupuk rambak yang diduga mengandung Boraks. Hal ini menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya, sehingga dapat dikatakan bahwa awareness masyarakat dalam hal konsumsi pangan yang aman meningkat dan peran masyarakat sebagai salah satu Pilar Pengawasan Pangan telah berjalan. Oleh karena itu, dengan adanya acara Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE Obat dan Makanan ini, diharapkan masyarakat bersama dengan Balai POM di Serang dan pihak terkait dapat merealisasikan wilayah Pangan Aman. Balai POM di Serang pun juga turut menghimbau agar senantiasa mengonsumsi pangan yang aman agar ibadah puasa di bulan Ramadhan ini berjalan dengan lancar.

 

Balai POM di Serang




06/09/2017 - 10:23

Kaji Ulang Dokumen Mantapkan Implementasi  ISO 9001:2015

31/08/2017 - 12:25

RTM QMS 2017 – KONSISTEN TERAPKAN ISO 9001 :2015

 

31/08/2017 - 12:23

Penyebaran Informasi Keamanan Pangan untuk Industri Jajan Tradisional