Home » Berita Rb » Tingkatkan Pemahaman Pelaku Usaha Di Wilayah Timur Indonesia Badan Pom Menyelenggarakan

Tingkatkan Pemahaman Pelaku Usaha di Wilayah Timur Indonesia, Badan POM Menyelenggarakan Sosialisasi Regulasi di Bidang Distribusi Obat di Bumi Makassar

Makassar – Badan POM senantiasa tanggap terhadap perubahan lingkungan yang disikapi dengan penyesuaian regulasi. Selain itu, suatu peraturan dituntut agar tidak multitafsir dan over-regulated serta harus mampu laksana. Oleh sebab itu, Badan POM secara berkala melakukan peninjauan terhadap setiap peraturan yang sudah diterbitkan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memangkas atau menyederhanakan regulasi guna mendukung daya saing pelaku usaha, serta mewujudkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan negara.

Selama tahun 2018, Badan POM telah mencabut 6 (enam) peraturan di bidang obat sebagai bentuk deregulasi dan simplifikasi. Sedangkan selama tahun 2019, telah diterbitkan revisi 3 (tiga) peraturan di bidang distribusi obat yaitu :

  1. Peraturan Badan POM Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik,
  2. Peraturan Badan POM Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Obat-Obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan,
  3. Peraturan Badan POM Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penarikan dan Pemusnahan Obat yang Tidak Memenuhi Standar dan/atau Persyaratan Keamanan, Khasiat, Mutu, dan Label.

Sebagai bagian dari rangkaian proses penyusunan peraturan perundang-undangan, pada  tanggal 31 Oktober 2019 Badan POM menyelenggarakan Sosialisasi Regulasi di Bidang Distribusi Obat dan NAPPZA di Kota Makassar dengan mengundang perwakilan PBF, GP Farmasi, dan IAI di wilayah timur Indonesia (Sulawesi, Bali, NTT, NTB, Maluku, dan Maluku Utara) yang dihadiri oleh 134 peserta.

Kegiatan serupa juga sudah dilakukan di Jakarta pada tanggal 9 September 2019 dan di Banjarmasin pada tanggal 14 Oktober 2019.

Peserta sangat antusias dan interaktif membahas permasalahan yang terjadi di lapangan. Badan POM mendapat masukan yang positif antara lain, bahwa peraturan tersebut hendaknya disosialisasikan kepada Sarana Pelayanan Kefarmasian agar mempunyai pemahaman terhadap peraturan tentang distribusi obat. Selain itu, Badan POM disarankan untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak menyalahgunakan obat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi dan mengimplementasikannya dengan baik.

 

Direktorat Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif


11/15/2019 - 09:00
BBPOM di Banda Aceh Mengadakan Pelatihan Medsos

Dalam menghadapi tantangan teknologi informasi, pelayanan publik harus terus ditingkatkan.  Jumlah pengguna media sosial (medsos) yang sudah semakin meningkat, menjadi tantangan tersendiri dalam penyampaian informasi. Oleh karena itu, Balai Besar POM (BBPOM) di Banda Aceh terus aktif dalam memberi informasi kepada masyarakat melalui medsos. Dalam mendukung hal tersebut di Banda Aceh telah melakukan kegiatan pelatihan medsos untuk peningkatan kompetensi bagi personel tim medsos di BBPOM Banda Aceh.

11/12/2019 - 16:35
Tingkatkan Pelayanan Publik, Badan POM Lakukan Evaluasi Kinerja 2019

Surabaya – “Gubernur Jawa Timur berharap Badan POM dapat melindungi masyarakat agar Obat dan Makanan yang dikonsumsi aman dan tidak mengandung bahan berbahaya, serta dapat mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar maju dan berdaya saing.” Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso saat hadir mewakili Gubernur Jawa Timur pada pembukaan Rapat Evaluasi Nasional (REN) Badan POM tahun 2019 di Surabaya, Selasa (12/11).

 

11/11/2019 - 09:07
” JUM’AT BERSIH” DI LINKUNGAN BBPOM BANDA ACEH

Gotong royong “Jumat Bersih” adalah salah satu budaya kerja yang harus ditanamkan di lingkungan kerja. Gotong royong dapat dilakukan dalam bentuk membersihkan kantor lingkungan kerja agar tempat para pegawai bekerja menjadi nyaman dan meningkatkan semangat bekerja para pegawainya. Selain itu BPOM sebagai instansi publik, aspek kebersihan juga sangat menunjang layanan publik yang prima.