Home » Berita Rb » Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Badan Pom Menggandeng Lintas Sektor Untuk Berkolaborasi

Tingkatkan Efektivitas Pengawasan, Badan POM Menggandeng Lintas Sektor untuk Berkolaborasi dalam Pengelolaan Database Sarana Distribusi dan Pelayanan Kefarmasian

Jakarta – Berbeda dengan komoditi lain, obat merupakan salah satu jenis komoditi yang high regulated termasuk sarana yang mengelolanya baik yang memproduksi, mendistribusikan maupun menyerahkan wajib memiliki izin operasional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dimana dalam pelaksanaannya melibatkan lintas sektor termasuk Pemerintah Daerah. Obat yang diedarkan juga harus terjamin mutu, khasiat dan keamanannya.

Dalam menjalankan fungsi pengawasannya, Badan POM memandang data sarana berizin merupakan salah satu komponen penting di dalam pengawasan. Menjadi tantangan tersendiri di dalam pengawasan mengingat pengelolaan data sarana tersebut saat ini bersifat fragmented, lintas sektoral, dan sebagian masih mengandalkan sistem manual dalam pengelolaan maupun koordinasinya. Untuk itu dibutuhkan satu sistem yang dapat menjamin dan menyediakan data sarana yang valid, lengkap, terintegrasi dan dapat diakses secara cepat oleh pemangku kepentingan. Menjawab tantangan tersebut, Badan POM pada tanggal 6 Agustus 2019 bertempat di Hotel Aryaduta, Jakarta menginisiasi “Pertemuan Lintas Sektor Koordinasi Database Sarana Distribusi dan Sarana Pelayanan Kefarmasian Dalam Rangka Remodelling Sistem Pengawasan”.

Pertemuan ini dibuka oleh Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten (Depok, Surabaya, Bandung dan Banyuwangi), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota/Kabupaten (Depok, Surabaya, Bandung dan Banyuwangi), serta Balai Besar/Balai/Loka POM (Jakarta, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Serang dan Kabupaten Tangerang).

Beberapa paparan yang disampaikan dan menjadi bahan diskusi dalam pertemuan ini antara lain Arah Kebijakan Pengawasan Obat di Sarana Distribusi dan Pelayanan Kefarmasian, Overview Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Kefarmasian, Perizinan Obat dan Makanan Pada Sistem OSS (Online Single Submission) serta Manajemen Data Sarana Kefarmasian dan Alat Kesehatan (SIMADA). Dalam pertemuan ini disepakati untuk ditindaklanjuti secara kolaboratif untuk dapat mengembangkan sistem pengelolaan database sarana berizin yang terintegrasi melalui analisis kebutuhan komponen database oleh masing-masing instansi terkait serta pembahasan mekanisme kerjasama.

Dalam kerangka Collaborative Governance, Badan POM bersama lintas sektor terkait akan terus berkoordinasi untuk membangun sistem pengelolaan database sarana berizin, khususnya sarana distribusi dan sarana pelayanan kefarmasian, guna menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif sebagai perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Direktorat Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor


12/13/2019 - 18:58
Menuju 2020, Badan POM Targetkan Tindak lanjut Menyeluruh Rekomendasi BPK

Jakarta - Pertemuan Entry Meeting Laporan Keuangan Badan POM 2019 dilaksanakan di kantor Badan POM, Jakarta (13/12). Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas evaluasi terhadap laporan keuangan Badan POM. Plt. Sekretaris Utama, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa menyampaikan bahwa evaluasi ini mendorong peningkatan kinerja Badan POM serta lebih luas mendukung perkuatan kerangka kelembagaan Badan POM. “Masukan dan rekomendasi ini akan menguatkan, meningkatkan, dan mengefektifkan pengawasan Badan POM,” tegasnya.

12/13/2019 - 06:41
Desk CAPA Untuk Percepatan Perizinan Pelaku Usaha Obat dan Makanan

Selaras dengan kebijakan Badan Pengawas Obat dan Makanan yang semakin mempermudah pelaku usaha dalam rangka percepatan perizinan obat dan makanan, Balai Besar POM di Jakarta, pada hari Kamis tanggal 12 Desember 2019 menyelenggarakan kegiatan Desk CAPA bagi sarana produksi maupun distribusi yang telah diaudit sebelumnya, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses penerbitan rekomendasi Pemeriksaan Sarana oleh Balai (PSB).

12/12/2019 - 09:04
Balai Besar POM di Serang laksanakan Monev Desa Pangan Aman di Banten

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Serang melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Desa Pangan Aman di Kota Serang Provinsi Banten (9/12/19). Kegiatan ini merupakan penutup rangkaian kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa dan Pengawalan Desa Pangan Aman di Provinsi Banten tahun 2019.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BBPOM di Serang (Sukriadi Darma) dengan mengundang 136 peserta dari 3 kabupaten yang diintervensi program yaitu Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang.