Home » Berita Rb » Sukses Raih Penghargaan Wbk Dari Kemenpan Rb Bbpom Di Pekanbaru Targetkan Predikat Wbbm

Sukses Raih Penghargaan WBK dari Kemenpan RB, BBPOM di Pekanbaru Targetkan Predikat WBBM pada Tahun Mendatang

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) “Masyarakat Cerdas Tingkatkan Pengawasan Obat dan Makanan Demi Mewujudkan Kesejahteraan Sosial yang Berkeadilan” sekaligus Syukuran atas Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2019 yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru, Senin, 16 Desember 2019.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Riau Mimi Yuliani Mewakili Gubernur Riau serta dihadiri oleh Inspektur Utama Badan POM Elin Herlina, Inspektur 2 Badan POM Zulaimah dan Forkompimda Riau. Pada kesempatan ini Komandan Korem Daerah Riau Mohammad Fadjar mengucapkan terimakasih atas partisipasi aktif Balai Besar POM di Pekanbaru dalam melaksanakan pengawasan obat dan makanan di Provinsi Riau selama ini. Mohammad Fadjar juga menyampaikan ucapan selamat  atas penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diperoleh Balai Besar POM di Pekanbaru dari Kemenpan RB pada tahun 2019.

Pada Kesempatan ini Balai Besar POM di Pekanbaru juga melakukan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang ditandatangani oleh Inspektur Utama BPOM, Inspektur 2 BPOM,  Kepala BBPOM di Pekanbaru, Danrem Riau, a.n. Gubernur Riau, a.n.Kapolda Riau,  a.n. Kajati Riau dan a.n. Walikota Pekanbaru. Melalui pencanangan ini BBPOM di Pekanbaru berharap dapat meraih predikat WBBM ditahun yang akan datang.

Permasalahan pengawasan obat dan makanan atau potensi risiko dapat terjadi di setiap mata rantai, sehingga upaya agar obat dan makanan tetap aman, bermutu dan berkhasiat hendaknya dilakukan secara komprehensif dan terus menerus. Pengawasan obat dan makanan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, konsumen dan produsen. Jadi tanggung jawab akhir pengawasan obat dan makanan tidak hanya pada pemerintah, tetapi juga pada produsen hingga konsumen.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat selaku pelaku usaha, konsumen dan lintas sektor terkait dapat semakin meningkatkan pengawasan obat dan makanan di lingkungan sekitarnya sehingga akan mewujudkan terbentuknya kesejahteraan sosial yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.


03/27/2020 - 15:09
“LAWAN CORONA” BPOM PANGKALPINANG LAKUKAN DISINFEKTAN DAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), Balai POM Pangkalpinang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor seperti area pelayanan publik, ruang kerja termasuk juga laboratorium. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah Indonesia.

 

03/23/2020 - 13:30
Cegah Penyebaran Covid-19, BBPOM di Mataram Sesuaikan Jam Operasional Layanan Publik

Mataram (23/03/2020). Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor KP.11.01.2.25.03.20.25 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, maka BBPOM di Mataram selain melakukan penyesuaian jam ASN juga melakukan penyesuaian jam Layanan Publik yang efektif berlaku sejak tanggal 23 Maret 2020.

03/20/2020 - 15:01
Anggota DPD RI kunjungi BBPOM di Denpasar : Dukung UU POM dan Daya Saing UMKM

Jumat-20 Maret 2020, Anggota DPD RI, Arya Wedakarna berkunjung ke Balai Besar POM di Denpasar. Dalam sambutan hangat Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ni GAN Suarningsih disampaikan pula rasa terimakasih atas kepedulian Anggota DPD RI Wilayah Bali ini, saat adanya kasus CoVID -19 yang menurunkan kualitas dan kuantitas perekonomian Bali.