Home » Berita Rb » Sampling Pasar Hitu Tahap Ii Kabupaten Maluku Tengah

Sampling Pasar Hitu Tahap II Kabupaten Maluku Tengah

Ambon (13/09) – Salah satu program nasional Badan POM RI adalah Program Pasar Aman Berbasis Komunitas (PABK). Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan dalam tahapan program ini adalah sampling tahap ke dua pasar Hitu Kabupaten Maluku Tengah. Pasar Hitu merupakan pasar intervensi BPOM di Ambon pada tahun 2020 dan petugasnya yang telah dilatih masih tetap aktif melaksanakan pengawasan. Setelah dilaksanakannya sampling pasar Hitu tahap pertama selama satu bulan dengan capaian sampling sebanyak 100 sampel dengan hasil MS (Memenuhi Standar).

Persiapan sampling yang dilakukan masih sama seperti tahap satu dan banyaknya sampel juga masih sama yaitu 100 sampel. Bahan berbahaya kimia yang diuji dengan menggunakan rapid test kit adalah Uji Boraks, Formalin, pewarna tekstil merah Rhodamin B dan pewarna tekstil kuning methanyl yellow. Produk ini sering disalahgunakan dan ditambahkanke pangan seperti boraks pada kerupuk dan lontong, formalin pada ikan dan tahu, rhodamin pada kerupuk dan seirup merah serta metanil yellow pada kerupuk dan sirup kuning.

Kepala Balai POM di Ambon, Hermanto SSi Apt MPPM, sangat mengharapakan dengan adanya hasil sampling tahap pertama yang telah dinyatakan MS (Memenuhi Syarat) kiranya ditahap ke dua ini juga mendapatkan hasil yang sama. Kepala Balai POM juga meminta agar jika ada hasil pengujian TMS agar dapat dapat dikonfirmasi ke BPOM Ambon untuk uji penegasan denganinstrumen di laboratorium, sementara temuan di lapangan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah negeri Hitu dan pengelola pasar yang telah dilatih agar secara mandiri dapat membina dan mengawasi produk makanan dan mengedukasi pedagang pasar di Pasar Hitu (VFIM).

Kontributor: Pelayanan Publik-BPOM di Ambon

 


09/25/2021 - 20:12
Kolaborasi Perkuat Kemampuan Deteksi Hoaks

JAKARTA - Informasi hoaks yang beredar kian massif dan meresahkan masyarakat. Apa lagi di tengah pandemi, beragam hoaks seputar COVID-19  tak hanya beredar melalui platform media sosial, bahkan telah merambah ke media komunikasi keluarga seperti whatsapp. Kondisi ini tentu memerlukan penanganan segera karena membawa dampak terhadap masyarakat terutama terkait kesehatan.

09/24/2021 - 10:11
Anugerah Rekor MURI untuk Pembentukan 1010 Duta Keamanan Pangan

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Balai Besar POM di Yogyakarta telah melakukan berbagai inovasi antara lain 1) Aplikasi New Kulinerku Oke, 2) Aplikasi e-PSB untuk proses pendaftaran ijin edar pangan, 3) Aplikasi Hitung Nilai Gizi untuk mempermudah UMKM dalam pencantuman label Informasi Nilai Gizi, 4) Inovasi One Day Service untuk pengujian sampel dari kepolisian, serta pengurangan beberapa time line pengujian sampel dari pihak eksternal, 5) Inovasi Paris (papan aspirasi dan inspirasi) untuk menjaring masukan dari masyarakat dan

09/24/2021 - 09:58
Pencanangan WBBM BBPOM di Yogyakarta

Reformasi Birokrasi merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk mewujudkan good governance dan clean government yang telah dilakukan dengan langkah-langkah strategis melalui pembangunan Zona Integritas.  Setelah mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) pada tahun 2019, Balai Besar POM di Yogyakarta terus berusaha meningkatkan performance-nya dengan target tahun 2021 mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).