Home » Berita Rb » Kader Cilik Keamanan Pangan Generasi Calon Pelindung Ketahanan Bangsa

Kader Cilik Keamanan Pangan, Generasi Calon Pelindung Ketahanan Bangsa

Banda Aceh – Di sela-sela acara pemusnahan Obat dan Makanan ilegal hasil pengawasan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Rabu (21/03) kemarin, Kepala Badan POM, Penny K. Lukito berbincang dengan siswa SDN 24 Banda Aceh yang menjadi Kader Cilik Keamanan Pangan.

 

Kader Cilik Keamanan Pangan ini merupakan program inovasi yang dikembangkan untuk menjadikan siswa sebagai agent of change Badan POM, dimana nantinya siswa yang telah dilatih dapat membimbing siswa lainnya dalam menjaga keamanan pangan di sekolah, rumah, dan tempat mereka mengaji. “Disamping itu, Kader Cilik juga akan bertugas menampung semua pertanyaan siswa di sekolah terkait obat dan makanan, selanjutnya pertanyaan tersebut dimasukkan/entry/dilaporkan dalam aplikasi SIMPELLPK. Dengan demikian, bukan hanya pelaku usaha yang bertanya atau mengadu ke Badan POM, tapi juga siswa sekolah,” jelas Penny K. Lukito.

 

Lebih lanjut, Kepala Badan POM menjelaskan bahwa target untuk tahap awal Kader Cilik Keamanan Pangan ini hanya ada di lingkungan siswa sekolah dasar. “Namun, ke depan, akan dikembangkan menjadi duta milenial di tingkat SMA dan Universitas,” ujarnya lebih lanjut.

 

Program ini diawali dengan koordinasi dengan Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan, dilanjutkan dengan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada 50 orang siswa berprestasi. Dari 50 orang tersebut akan dipilih 5 orang siswa yang kritis, inovatif, kreatif, serta mampu menyosialisasikan tentang keamanan pangan di lingkungan sekolahnya. Saat ini di Banda Aceh, hanya SDN 24 Badan Aceh yang telah memiliki Kader Cilik Keamanan Pangan.

 

SDN 24 Badan Aceh merupakan salah satu dari 14 sekolah yang telah mendapatkan Piagam Bintang Keamanan Pangan – Kantin Sekolah (PBKP-KS). “PBKP-KS adalah piagam penghargaan yang diberikan oleh Badan POM kepada sekolah yang telah menyelenggarakan keamanan pangan kantin sekolah dengan baik atau dalam proses audit PBKP-KS Badan POM bernilai baik,” jelas Penny K. Lukito. Sekolah penerima PBKP-KS sebelumnya telah mendapatkan bimbingan dan pembinaan dari Badan POM, termasuk pengelola kantin, guru, dan siswa.


03/27/2020 - 15:09
“LAWAN CORONA” BPOM PANGKALPINANG LAKUKAN DISINFEKTAN DAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), Balai POM Pangkalpinang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor seperti area pelayanan publik, ruang kerja termasuk juga laboratorium. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah Indonesia.

 

03/23/2020 - 13:30
Cegah Penyebaran Covid-19, BBPOM di Mataram Sesuaikan Jam Operasional Layanan Publik

Mataram (23/03/2020). Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor KP.11.01.2.25.03.20.25 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, maka BBPOM di Mataram selain melakukan penyesuaian jam ASN juga melakukan penyesuaian jam Layanan Publik yang efektif berlaku sejak tanggal 23 Maret 2020.

03/20/2020 - 15:01
Anggota DPD RI kunjungi BBPOM di Denpasar : Dukung UU POM dan Daya Saing UMKM

Jumat-20 Maret 2020, Anggota DPD RI, Arya Wedakarna berkunjung ke Balai Besar POM di Denpasar. Dalam sambutan hangat Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ni GAN Suarningsih disampaikan pula rasa terimakasih atas kepedulian Anggota DPD RI Wilayah Bali ini, saat adanya kasus CoVID -19 yang menurunkan kualitas dan kuantitas perekonomian Bali.