Home » Berita Rb » Exit Meeting Audit Surveilance Qms 2019 3 Balailoka Pom Raih Sertifikat Iso 90012015

Exit Meeting Audit Surveilance QMS 2019, 3 Balai/Loka POM Raih Sertifikat ISO 9001:2015

Jakarta - Tiga unit kerja Badan POM berhasil meraih capaian yang membanggakan berupa sertifikat baru ISO 9001:2015. Ketiga unit tersebut adalah Balai POM di Mamuju, Kantor Badan POM di Kota Tanjungpinang, dan Kantor Badan POM di Kabupaten Ende. Tak ketinggalan, 28 unit kerja di Badan POM Pusat dan 32 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar/Balai POM juga memperoleh rekomendasi untuk mempertahankan Sertifikat ISO 9001:2015. Hal ini disampaikan Dian Soeminta selaku General Manager PT. TUV Rheinland saat Exit Meeting Audit Surveilance QMS 2019 di Aula Gedung C Badan POM, Jumat (11/10).

Acara dihadiri langsung oleh Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito; Plt. Sekretaris Utama, Reri Indriani; Inspektur Utama, Elin Herlina; beserta seluruh jajaran eselon I dan II Badan POM lainnya.

Kepala Badan POM menyampaikan apresiasi atas capaian Badan POM tersebut. “Terkait pencapaian Balai/Kantor Badan POM di kabupaten/kota yang telah memperoleh ISO 9001;2015, saya ingin memberikan perhatian khusus dan penghargaan karena telah mampu meraih sertifikat ISO tersebut, terutama Balai/Kantor Badan POM di kabupaten/kota yang merupakan unit baru,“ ujar Penny K. Lukito mengawali pidatonya.

Berdasarkan hasil Audit Surveilan ISO 9001:2015, terdapat beberapa minor nonconformities dan opportunities for improvement yang sudah ditindaklanjuti serta beberapa positive aspect. Alhasil, dari 913 temuan terdapat 612 capaian dari Badan POM yang bernilai positif, antara lain komitmen baik yang telah terjalin antara manajemen puncak dengan seluruh personil di setiap unit kerja dalam menjalankan sistem manajemen mutu secara konsisten; etika kerja, disiplin, integritas and antusiasme tiap unit kerja dalam memberikan pelayanan bagi pelanggan; serta inovasi yang diterapkan oleh setiap unit kerja untuk senantiasa meningkatkan layanan maupun kinerja.

Penny K. Lukito juga menyampaikan agar capaian positif yang telah tercapai diberikan penghargaan. “Saya berharap agar capaian positif dituangkan dalam bentuk matriks, dan akan diberikan apresiasi. Dan kita juga berharap, para Balai/Kantor Badan POM di kabupaten/kota yang telah mendapatkan penghargaan dapat berbagi ilmu kepada unit yang lain, sehingga mampu melakukan kegiatan yang strategis dalam memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan pelayanan publik,” tuturnya.

Seperti diketahui, penerapan ISO 9001:2015 di Badan POM ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Badan POM Nomor HK.02.02.1.223.05.19.1580 Tahun 2019 tentang Penerapan Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System) ISO 9001:2015 BPOM. Berdasarkan Keputusan tersebut, seluruh unit kerja di lingkungan Badan POM wajib menerapkan QMS ISO 9001:2015.

Audit Surveilan ISO 9001:2015 diharapkan dapat mendukung sistem pengawasan Obat dan Makanan serta memberikan manfaat positif bagi Badan POM dalam berbagai aspek, yaitu meningkatkan kepercayaan publik dan pengakuan internasional terhadap entitas Badan POM sebagai organisasi penyelenggara pelayanan publik.

Selain itu, juga meningkatkan penerapan sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, cepat, terukur, sederhana, transparan, partisipatif, dan berbasis e-Government sesuai Roadmap Reformasi Birokrasi BPOM untuk meningkatkan Indeks Reformasi Birokrasi Badan POM.

Rencananya, sertifikasi ini akan kembali dilaksanakan pada tahun 2020 untuk 19 (sembilan belas) Kantor Badan POM di kabupaten/kota, serta tahun 2021 akan dilaksanakan sertifikasi QMS ISO 9001:2015 untuk 19 (sembilan belas) Kantor Badan POM di kabupaten/kota. (HM-Rizky)

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan


02/21/2020 - 12:35
Loka POM Banyumas Giat Kawal Keamanan Pangan Jajan Anak Sekolah di Banyumas

Kamis, 20 Februari 2020, Loka POM Banyumas melakukan Penyuluhan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), SDN 1 Tambaknegara, Kec. Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah. PJAS berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah. Kegiatan penyuluhan keamanan PJAS ini dilakukan sebagai salah satu program pengawasan Loka POM Banyumas untuk mengawal keamanan pangan jajan anak sekolah, mengingat pentingnya pemenuhan asupan energi dan gizi bagi anak usia sekolah. 

 

02/21/2020 - 12:26
Loka POM Banyumas Berikan Penyuluhan Keamanan PJAS di Purbalingga

Rabu, 19 Februari 2020, Loka POM di Kabupaten Banyumas memberikan penyuluhan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di MIN 3 Purbalingga dan SMP N 1 Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa/i, guru, dan pedagang kantin di lingkungan sekolah kurang lebih sejumlah 100 orang. Kegiatan penyuluhan keamanan PJAS ini dilakukan sebagai salah satu program pengawasan Loka POM Banyumas untuk mengawal keamanan pangan jajan anak sekolah, mengingat pentingnya pemenuhan asupan energi dan gizi bagi anak usia sekolah. 

02/21/2020 - 12:08
Loka POM Banyumas Paparkan Penyuluhan Keamanan PJAS di Sekolah Dasar Kabupaten Banjarnegara

Loka POM Banyumas melakukan Penyuluhan Keamanan Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS), Selasa, 18 Februari 2020 di SD N 4 Banjarnegara dan SD 1 Muhammadiyah Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

 

PJAS berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah. Untuk mendapatkan generasi sehat, maka setiap anak Indonesia harus diberikan asupan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi sehingga melahirkan generasi Indonesia yang sehat jasmani, pintar dan cerdas.