Home » Berita Rb » Bersama Badan Pom Wujudkan Obat Dan Makanan Aman Di Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Bersama Badan POM, Wujudkan Obat dan Makanan Aman di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

BEKASI. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan, khasiat dan mutu Obat dan Makanan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) terus menerus menggalakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama tokoh masyarakat dan lintas sektor kepada masyarakat, salah satunya masyarakat di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada hari Rabu, 20 Maret 2019. Pada kegiatan tersebut, Badan POM melalui Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan (Pusdatin), mengajak sekitar 200 orang masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dalam memilih Obat dan Makanan sehingga diharapkan masyarakat mampu melindungi diri dari produk Obat dan Makanan yang tidak memenuhi ketentuan dan berisiko terhadap kesehatan.

Pembukaan acara KIE oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Drg. Putih Sari. Dalam pembukaannya, beliau mengajak masyarakat untuk dapat berperan serta dalam menjaga dan mengawasi obat dan makanan yang beredar, sehingga makanan yang dikonsumsi sehari-hari aman dan terpercaya. Pihaknya juga tengah merancang undang-undang pengawasan obat dan makanan untuk mendukung pengawasan yang dilakukan oleh BPOM di seluruh Indonesia.

Kepala Pusdatin Badan POM, Roby Darmawan menyampaikan, untuk menjadi konsumen yang cerdas sebelum membeli Obat dan Makanan perlu Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa. “Sebelum membeli produk harus dicek terlebih dahulu, jika kemasan penyok, rusak dan sudah terbuka, jangan dibeli, kalau perlu laporkan saja ke Badan POM”, jelasnya.

Turut hadir Dra. Edah Zubaedah Saputra, Apt, Kepala Bidang Pemeriksaan Balai Besar POM di Bandung yang menyampaikan materi kosmetik. Kosmetika yang berbahaya dapat memberikan dampak buruk seperti alergi, iritasi, bahkan dapat menyebabkan kanker. “Jika sudah ada tanda-tanda ketidakcocokkan terhadap kosmetik, hentikan, identifikasi bahaya, segera periksa ke dokter. Bisa jadi karna mengandung bahan berbahaya atau kulit yang tidak cocok dengan bahan pada kosmetik tersebut”, terangnya.

Para peserta begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini dengan partisipasi aktif dalam mengajukan beberapa pertanyaan. Peserta diharapkan memahami dan sadar tentang pentingnya mengkonsumsi Obat dan Makanan yang aman serta dapat menyampaikan pengetahuan ini kepada orang yang ada di sekitarnya.


03/27/2020 - 15:09
“LAWAN CORONA” BPOM PANGKALPINANG LAKUKAN DISINFEKTAN DAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), Balai POM Pangkalpinang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor seperti area pelayanan publik, ruang kerja termasuk juga laboratorium. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah Indonesia.

 

03/23/2020 - 13:30
Cegah Penyebaran Covid-19, BBPOM di Mataram Sesuaikan Jam Operasional Layanan Publik

Mataram (23/03/2020). Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor KP.11.01.2.25.03.20.25 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, maka BBPOM di Mataram selain melakukan penyesuaian jam ASN juga melakukan penyesuaian jam Layanan Publik yang efektif berlaku sejak tanggal 23 Maret 2020.

03/20/2020 - 15:01
Anggota DPD RI kunjungi BBPOM di Denpasar : Dukung UU POM dan Daya Saing UMKM

Jumat-20 Maret 2020, Anggota DPD RI, Arya Wedakarna berkunjung ke Balai Besar POM di Denpasar. Dalam sambutan hangat Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ni GAN Suarningsih disampaikan pula rasa terimakasih atas kepedulian Anggota DPD RI Wilayah Bali ini, saat adanya kasus CoVID -19 yang menurunkan kualitas dan kuantitas perekonomian Bali.