Home » Berita Rb » Balai Besar Pom Di Pontianak Berhasil Mempertahankan Akreditasi Iso 170252017

Balai Besar POM di Pontianak Berhasil Mempertahankan Akreditasi ISO 17025:2017

 

Dalam upaya melindungi masyarakat, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pontianak melaksanakan pengawasan obat dan makanan melalui kegiatan pengujian di laboratorium. Sebagai bukti kredibilitasnya, laboratorium pengujian Balai Besar POM di Pontianak telah terakreditasi sistem manajemen mutu ISO 17025 selama 15 tahun.

 

 

Untuk membuktikan konsistensi penerapan dan implementasi ISO 17025, Komite Akreditasi Nasional (KAN) melaksanakan assesmen survailen di Balai Besar POM di Pontianak pada tanggal 6-7 Agustus 2018. Tim asesor KAN terdiri dari Prof. Endang Sri Heruwati sebagai ketua tim, serta Dra. Artati Hapsari, M.Si; Dr. Drh. Anni Kusumaningsih; Retno Yusiasih, MS sebagai anggota tim. Berbeda dengan assesmen tahun sebelumnya yang menggunakan acuan SNI ISO/IEC 17025:2008.  Assesmen kali ini sudah mengacu pada ISO/IEC 17025:2017.

 

 

Opening meeting assesmen dibuka oleh Kepala BBPOM di Pontianak, Dra. Susan Gracia Arpan, Apt, M.Si. serta diikuti oleh Manajer Mutu, Manajer Teknis, Manajer Administrasi, Penyelia, dan seluruh staf pengujian. Dalam sambutannya Kepala Balai Besar POM di Pontianak menegaskan kembali komitmen laboratorium dalam melaksanakan pengujian yang konsisten dan tidak berpihak serta terus-menerus meningkatkan mutu dan kompetensinya.

 

 

Saat closing meeting, asesor menyampaikan bukti penerapan dan saran perbaikan untuk peningkatan sistem mutu laboratorium. Berdasarkan hasil assesmen selama 2 (dua) hari, para assesor menyimpulkan bahwa laboratorium Balai Besar POM di Pontianak berhasil mempertahankan status akreditasi ISO 17025:2017.

 

                                                                                                                                                   

Balai Besar POM di Pontianak


07/12/2019 - 10:03
Badan POM Sukses Pertahankan Predikat WTP dan Tegaskan Komitmen Berkelanjutan Mengelola BMN dan Barang Bukti

Labuan Bajo - Badan POM menyelenggarakan lokakarya Penguatan Implementasi Manajemen Risiko dalam Rangka Peningkatan Efektivitas Pengendalian Intern Pengelolaan BMN dan Barang Sitaan/Barang Bukti. Acara ini diselenggarakan untuk memastikan bahwa semua kantor Badan POM mendapatkan pelatihan yang komprehensif mengenai pengelolaan BMN dan barang bukti. Acara ini dilaksanakan juga untuk berbagi pengalaman dan refleksi guna mengevaluasi masing-masing kantor Badan POM dalam menjalankan pengelolaan tersebut.

07/11/2019 - 17:07
Bersama Masyarakat Manggarai Barat, Cegah dan Tolak Kosmetik Berbahaya

Manggarai Barat - Dua tahun lalu, sebuah janji ditunaikan. Hari ini, janji itu terpenuhi. Harapan masyarakat Manggarai Barat terwujud. Obat dan Makanan di wilayah ini kini telah diawasi langsung oleh Kantor Badan POM di Manggarai Barat.

07/11/2019 - 16:49
FORUM ADVOKASI KELEMBAGAAN DESA DALAM RANGKA GERAKAN KEAMANAN PANGAN DESA PROGRAM TERPADU TAHUN 2019

Dalam rangka pelaksanaan GKPD yang merupakan kegiatan prioritas nasional  BBPOM Mataram telah melaksanakan pertemuan Advokasi Kelembagaan Desa  yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen lintas sektor dan pemerintahan desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan, memperkuat ekonomi desa. Untuk tahun 2019 Provinsi NTB mendapatkan target 3 Desa baru dan 76 Desa dengan kegiatan terpadu dg Pemerintahan Desa. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal  09 Juli 2019  dan dibuka oleh Sekda Propinsi NTB Bapak Ir. H. Iswandi, M.Si .