Home » Berita Rb » Badan Pom Selenggarakan Lomba Public Speaking

Badan POM Selenggarakan Lomba Public Speaking

Jakarta - Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19, Badan POM menyelenggarakan lomba Public Speaking dalam bahasa Inggris di Aula Gedung F Lantai 6, Selasa (10/02). Lomba tersebut bertujuan untuk menjaring talenta Sumber Daya Manusia (SDM) Badan POM guna mendukung penguatan organisasi dalam bidang komunikasi khususnya dalam menyiapkan bahan persidangan internasional dan konferensi pers.

 

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito sekaligus memberikan paparan mengenai lomba Public Speaking Tahun 2019 yang mengangkat tema “Advancing Cooperation and Partnership in the Field of Drug a Food Control aimed to improve National Competitiveness”. Tema yang dipilih sejalan dengan visi Badan POM, yaitu “Obat dan Makanan Aman, Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Bangsa”. Dalam forum kerja sama internasional baik dalam tataran bilateral, regional dan multilateral, Badan POM kerap menyampaikan posisi atau statement yang difokuskan untuk penguatan pengawasan Obat dan Makanan serta peningkatan daya saing bangsa. “Untuk itu, Badan POM perlu didukung oleh SDM dengan kompetensi yang memadai termasuk penguasaan bahasa inggris sebagai bahasa yang diakui di internasional khususnya dalam berbagai pertemuan dan persidangan Internasional,” ujarnya.

 

Lomba Public Speaking ini diikuti oleh 50 orang peserta, yang terdiri 13 peserta perwakilan unit kerja pusat dan Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta serta 37 peserta perwakilan Balai Besar/Balai/Loka POM. Peserta lomba mayoritas dari generasi milenial, dengan mekanisme perlombaan yaitu eserta pusat dan BBPOM di Jakarta memaparkan materi secara langsung (live) dengan pilihan 4 (empat) materi yaitu Forum Bilateral (Joint Border Committee) yang membahas tentang kerja sama perbatasan, Forum Regional ASEAN, Forum Multilateral (OKI), dan Press Conference. Sedangkan untuk peserta Balai Besar/Balai/Loka POM masing-masing peserta wajib mengunggah video lomba pada YouTube yang akan ditayangkan pada hari pelaksanaan. Adapun juri eksternal yang menilai lomba Public Speaking adalah Odo Manuhutu (Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim, Kemenko Kemaritiman), dan Yulia Supadmo (Chief Editor, RTV).

 

Penny K. Lukito berharap dengan adanya lomba ini mampu menunjukkan bahwa SDM Badan POM memiliki potensi, unggul, siap menuju Indonesia Maju. "Tujuan kegiatan ini bukanlah untuk mencari pemenang, tetapi lebih dalam menjaring SDM yang bertalenta dan mempunyai kemampuan dalam hal public speaking." tutupnya. (HM-Riska)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan


03/27/2020 - 15:09
“LAWAN CORONA” BPOM PANGKALPINANG LAKUKAN DISINFEKTAN DAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), Balai POM Pangkalpinang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor seperti area pelayanan publik, ruang kerja termasuk juga laboratorium. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah Indonesia.

 

03/23/2020 - 13:30
Cegah Penyebaran Covid-19, BBPOM di Mataram Sesuaikan Jam Operasional Layanan Publik

Mataram (23/03/2020). Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor KP.11.01.2.25.03.20.25 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, maka BBPOM di Mataram selain melakukan penyesuaian jam ASN juga melakukan penyesuaian jam Layanan Publik yang efektif berlaku sejak tanggal 23 Maret 2020.

03/20/2020 - 15:01
Anggota DPD RI kunjungi BBPOM di Denpasar : Dukung UU POM dan Daya Saing UMKM

Jumat-20 Maret 2020, Anggota DPD RI, Arya Wedakarna berkunjung ke Balai Besar POM di Denpasar. Dalam sambutan hangat Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ni GAN Suarningsih disampaikan pula rasa terimakasih atas kepedulian Anggota DPD RI Wilayah Bali ini, saat adanya kasus CoVID -19 yang menurunkan kualitas dan kuantitas perekonomian Bali.