Home » Berita Rb » Badan Pom Perkuat Germas Sapa 2020

Badan POM Perkuat Germas SAPA 2020

Jakarta – Indonesia saat ini menghadapi triple burden of diseases yang ditandai dengan timbulnya penyakit infeksi, kasus PTM (Penyakit Tidak Menular) dan munculnya kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi. Berbagai upaya dilakukan, salah satunya melalui sinergi promotif hidup sehat sekaligus preventif melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA).

Bertempat di Hotel Grand Mercure Jakarta, Badan POM menyelenggarakan pertemuan teknis sekaligus merumuskan tindak lanjut kegiatan Germas SAPA di tahun 2020, Selasa (17/12). Forum Germas SAPA merupakan kelanjutan dari pertemuan yang telah diadakan sebelumnya pada bulan Mei 2019, dimana pertemuan kali ini memfokuskan pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian penting dalam peningkatan daya saing.

Acara dibuka dengan sambutan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM, Reri Indriani sekaligus memberikan paparan terkait Pengawasan dan Pembinaan Berbasis Komunitas dalam Germas SAPA. Dalam sambutannya, Reri Indriani memfokuskan pada pemberdayaan UMKM sebagai tindak lanjut dari program UMKM berdaya saing di tahun 2018.

“Pada tahun 2020, Program Germas SAPA harus kita sinergikan bersama dengan fokus utama pada pemberdayaan UMKM sebagai kelanjutan dari Program UMKM Berdaya Saing yang telah di launching di tahun 2018 lalu," ujarnya.

Forum ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta Organisasi Masyarakat lain yang tergabung dalam Germas SAPA. Dalam kegiatan ini, hadir beberapa narasumber yaitu Andi Rahmadi Asisten Deputi Bidang Pelayanan Kemenko PMK dan Nasrun Asisten Deputi Pengembanan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Aris Darmansyah Staf Ahli Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan dari Kemenko PMK turut memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi Germas SAPA ini. “Kami menyambut baik gagasan yang sudah dicanangkan Badan POM pada hari ini, terkait Gerakan Masyarakat yang difokuskan pada Sadar Pangan Aman. Gerakan ini tidak hanya menjadi tugas Badan POM saja, tetapi semua instansi atau Kementerian/Lembaga (K/L) diharapkan berperan aktif dalam rangka membentuk SDM unggul, Indonesia maju,” papar Aris Darmansyah.

Germas SAPA merupakan gerakan yang berfokus pada pangan sebagai upaya preventif dan edukatif guna mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Gerakan ini dibentuk atas inisiasi Badan POM dalam membentuk kegiatan “Sadar Pangan Aman” sebagai penjabaran dari Instruksi Presiden No 1 tahun 2017 terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Pencanangan Germas SAPA telah dilakukan pada 23 November 2017 di Tugu Api TMII oleh Kemenko PMK. Pembentukan Germas SAPA sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mewujudkan budaya keamanan pangan sehingga dapat menjamin pemenuhan pangan sehat dan bergizi secara mandiri.

 

“Kami berharap forum ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk berkoordinasi dan berdiskusi terkait kemajuan maupun kendala pada pelaksanaan program Germas SAPA," tutur Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan.

Melalui forum ini, Deputi Bidang Pangan Olahan juga menyampaikan harapannya agar dapat terus mendukung Gerakan Masyarakat hidup Sehat secara utuh sehingga kualitas hidup masyarakat Indonesia dapat meningkat. Tak hanya itu, forum ini diharapkan dapat menetapkan lokus dan sinergisme antar K/L dan organisasi terkait untuk meningkatkan daya saing UMKM. UMKM diharapkan dapat menghasilkan produk yang aman, bermutu dan bergizi sehingga mendukung terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju. (HM- Devi)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan


03/27/2020 - 15:09
“LAWAN CORONA” BPOM PANGKALPINANG LAKUKAN DISINFEKTAN DAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), Balai POM Pangkalpinang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor seperti area pelayanan publik, ruang kerja termasuk juga laboratorium. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah Indonesia.

 

03/23/2020 - 13:30
Cegah Penyebaran Covid-19, BBPOM di Mataram Sesuaikan Jam Operasional Layanan Publik

Mataram (23/03/2020). Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor KP.11.01.2.25.03.20.25 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, maka BBPOM di Mataram selain melakukan penyesuaian jam ASN juga melakukan penyesuaian jam Layanan Publik yang efektif berlaku sejak tanggal 23 Maret 2020.

03/20/2020 - 15:01
Anggota DPD RI kunjungi BBPOM di Denpasar : Dukung UU POM dan Daya Saing UMKM

Jumat-20 Maret 2020, Anggota DPD RI, Arya Wedakarna berkunjung ke Balai Besar POM di Denpasar. Dalam sambutan hangat Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ni GAN Suarningsih disampaikan pula rasa terimakasih atas kepedulian Anggota DPD RI Wilayah Bali ini, saat adanya kasus CoVID -19 yang menurunkan kualitas dan kuantitas perekonomian Bali.