Home » Berita Rb » Akselerasi Reformasi Birokrasi Menuju Wbkwbbm Oleh Bbpom Di Samarinda

Akselerasi Reformasi Birokrasi menuju WBK/WBBM oleh BBPOM di Samarinda

Dalam rangka Akselerasi Reformasi Birokrasi menuju WBK/WBBM, BBPOM di Samarinda mengadakan pelatihan dengan tema “Training Inovasi Dalam Reformasi Birokrasi dan Engagement”. Pelatihan ini bertujuan guna mendorong peningkatan motivasi, budaya inovasi, pelayanan prima, dan keterlibatan pegawai. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 01 April 2021 ini dihadiri oleh seluruh pegawai BBPOM di Samarinda dari berbagai kelompok substansi seperti Tata Usaha, Pengujian, Pemeriksaan, Penindakan, Infokom berjumlah 101 orang, serta pegawai Loka POM di Balikpapan yang berjumlah 14 orang.

 

Penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi syarat pelaksanaan kegiatan ini dan hal ini diikuti dengan baik oleh seluruh peserta pelatihan. Acara ini berkolaborasi dengan Synergi Consulting dengan menghadirkan pembicara Cahyana Puthut Widjanarka atau yang akrab dipanggil Pak Puthut. Beliau merupakan seorang Master Trainer dari Synergi Consulting.

 

Salah satu materi yang disampaikan oleh Pak Puthut adalah mengenai Pelayanan. Hal ini sejalan dengan harapan Kepala BBPOM di Samarinda yang menyatakan bahwa Pelayanan Prima adalah hal yang penting. Karena, publik atau masyarakat membutuhkan produk layanan, maka BBPOM di Samarinda harus memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan dengan meningkatkan kualitas layanan terhadap publik yang berpedoman pada motto layanan BPOM 5S yaitu Sambut dengan Senyum Salam Sapa dengan Semangat memberi Solusi.

 

Hadirnya motivasi, budaya inovasi, pelayanan prima, dan keterlibatan pegawai menjadi pemantik dalam mendorong proses peraihan predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) yang sedang diperjuangkan. Pada sambutannya di akhir pelatihan ini, Kepala BBPOM di Samarinda, Bpk. Drs. Sem Lapik, M.Sc Apt. menyampaikan rasa terimakasih kepada Synergi Consulting karena telah memotivasi dan menginspirasi seluruh pegawai yang hadir. Selain itu, beliau juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi pada seluruh pegawai karena terpacu untuk memunculkan inovasi-inovasi yang akan membantu kemajuan BBPOM di Samarinda dalam mengawasi dan melayani masyarakat.  Di penghujung kegiatan ini, tak lupa pula beliau menyampaikan satu hal penting untuk terus berproses, tidak berhenti setelah target tercapai, never ending process. Dan hal lainnya yang juga tak kalah penting adalah engagement atau keterlibatan seluruh pegawai dalam mewujudkan cita-cita meraih predikat WBK dan WBBM ini. Dan acara ini pun diakhiri dengan komitmen bersama yang disorakkan melalui yel-yel oleh para peserta pelatihan.


04/16/2021 - 15:24
Closing Meeting Evaluasi Regional I SAKIP Balai POM di Pangkalpinang

Setelah melalui tiga hari pelaksanaan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Regional I, akhirnya pada Kamis, 16 April 2021 dilakukan proses Closing Meeting. Bertempat di Ruang Aula Balai POM di Pangkalpinang acara digelar secara sederhana dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hadir pada acara ini Inspektur Utama Badan POM, Dra. Mayagustina Andarini, Apt., M.Sc. dan Inspektur II, Dra. Zulaimah, Apt., M.Si. beserta Tim Evaluator.

04/16/2021 - 10:02
BPOM HSU Lakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan Olahan di Bulan Ramadhan dan Menjelang Hari Raya Tahap II

Meski di tengah pandemi, masyarakat Indonesia tetap semangat menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H. Pada kondisi ini pula BPOM HSU terus bekerja demi melindungi masyarakat dengan pengawalan keamanan produk pangan selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Petugas tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 saat melakukan kegiatan tersebut. Pada minggu pertama kegiatan telah dilaksanakan selama 3 hari, pada tanggal 13-15 April 2021 di 3 kabupaten yang berbeda yaitu Kab. Hulu Sungai Utara, Kab. Balangan, dan Kab. Tabalong.

04/15/2021 - 08:31
INTENSIFIKASI PENGAWASAN WADAI RAMADHAN

Wadai berasal dari bahasa Banjar yang artinya kue. Banyak jenis wadai yang dijajakan. Pedagang wadai membludak ketika Ramadhan tiba. Hal ini merupakan tradisi masyarakat setempat dalam memaknai suasana Ramadhan. Beberapa jenis wadai dicurigai menggunakan bahan berbahaya. Oleh karenanya, Sebagai Pengawas Obat dan Makanan, BBPOM di Banjarmasin melakukan intensifikasi pengawasan wadai ramadhan dengan isi kegiatan berupa sampling wadai kemudian dilakukan pengujian Formalin, Boraks, Methanyl yellow dan Rodhamin B, serta memberikan edukasi terkait pangan aman.