Home » Berita Rb » Advokasi Kelembagaan Desa Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan Keamanan Pangan Jajanan Anak

Advokasi Kelembagaan Desa, Pasar Aman dari Bahan Berbahaya dan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah oleh Balai POM di Palu Kepada Pemda Dan Opd Terkait Kabupaten Morowali

Kabupaten Morowali telah ditetapkan sebagai wilayah pelaksanaan 3 (tiga) kegiatan yang merupakan program Nasional BPOM Tahun 2020 yaitu Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD); Pasar Aman dari Bahan Berbahaya  dan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), secara khusus  desa yang akan diintervensi adalah desa lokus stunting yaitu Desa Bahonsuai (Kecamatan Bumi Raya); Desa Bente dan Desa Matansala (Kecamatan Bungku Tengah).

Sebagai  langkah awal Balai POM di Palu telah melaksanakan advokasi terhadap OPD terkait dan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali pada tanggal  30 Januari 2020 di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali. Pertemuan advokasi  dihadiri oleh 50 orang peserta dari OPD terkait dan acara dibuka resmi oleh Bupati Morowali (Taslim) yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPOM yang telah memilih desa lokus stunting sebagai  wilayah intervensi  3 (tiga) program Nasional BPOM tahun 2020. Diharapkan dengan adanya intervensi  program GKPD; Pasar Aman dari BB dan Keamanan PJAS di Desa lokus Stunting dapat meningkatkan Kemandirian Masyarakat Desa dalam mewujudkan Keamanan Pangan Desa;  mengembangkan produk pangan IRTP yang ada di desa; tersedianya sarana pasar tradisional  yang aman dari Bahan Berbahaya dan replikasi model kantin sehat dimana seluruh sekolah yang diintervensi telah memperoleh sertifikat laik sehat dan sertifikat higyene sanitasi di rumah makan/warung makan siap saji. Selanjutnya Taslim menyatakan dukungan penuh dan komitmen bersama OPD terkait terhadap seluruh  pelaksanaan program BPOM yang diintegrasikan dengan kegiatan OPD terkait PEMDA kabupaten Morowali.

Materi advokasi disampaikan oleh Kepala Dinas Perindag Morowali, Zainal; Kepala Dinas Kesehatan, Ashar Ma’aruf;  Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Amir Aminudin dan Kepala Balai POM di Palu, Fauzi Ferdiansyah. Dilanjutkan dengan Focus Group Disccussion (FGD) dipandu oleh Riati YE Awusi dan Nurmuthiawati selaku notulis.

Rekomendasi Pertemuan Advokasi ini sebagai berikut:

  1. Tiap Sekolah yang telah diintervensi harus mendapatkan sertifikat laik sehat atau sertifikat hygine sanitasi
  2. Tersedianya Pangan Jajanan Anak Sekolah Yang aman bermutu dan bergizi di kantin sekolah
  3. Tiap IRTP yang telah diintervensi mendapatkan sertifikat keamanan pangan dan no.IRTP/ijin edar dalam rangka mndukung perekonomian daerah
  4.  Terbentuknya Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah Kabupaten Morowali
  5.  Terbentuknya Tim Keamanan Pangan Desa; Tim Keamanan Pangan Sekolah; Kader Cilik; Kader Desa dan Fasilitator Pasar Aman
  6. Terbentuknya Desa Pangan Aman dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya.


03/27/2020 - 15:09
“LAWAN CORONA” BPOM PANGKALPINANG LAKUKAN DISINFEKTAN DAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Untuk menjaga kondisi lingkungan aman dari paparan Virus Corona (Covid-19), Balai POM Pangkalpinang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor seperti area pelayanan publik, ruang kerja termasuk juga laboratorium. Langkah ini diambil karena semakin banyaknya jumlah orang yang terpapar Virus Corona (Covid-19) di wilayah Indonesia.

 

03/23/2020 - 13:30
Cegah Penyebaran Covid-19, BBPOM di Mataram Sesuaikan Jam Operasional Layanan Publik

Mataram (23/03/2020). Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor KP.11.01.2.25.03.20.25 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, maka BBPOM di Mataram selain melakukan penyesuaian jam ASN juga melakukan penyesuaian jam Layanan Publik yang efektif berlaku sejak tanggal 23 Maret 2020.

03/20/2020 - 15:01
Anggota DPD RI kunjungi BBPOM di Denpasar : Dukung UU POM dan Daya Saing UMKM

Jumat-20 Maret 2020, Anggota DPD RI, Arya Wedakarna berkunjung ke Balai Besar POM di Denpasar. Dalam sambutan hangat Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ni GAN Suarningsih disampaikan pula rasa terimakasih atas kepedulian Anggota DPD RI Wilayah Bali ini, saat adanya kasus CoVID -19 yang menurunkan kualitas dan kuantitas perekonomian Bali.